Jumat, 24 September 2010

Pendekatan Spiritual Lewat Moral Islami

Iman yang  berkualitas akan menyadarkan kita bahwa hidup di dunia hanya bersifat sementara dan kelak di yaumil akhir kita akan menghadapi sidang akbar, Allah akan  mengadili perilaku kita selama hidup di dunia. Pada waktu itu kamera Ilahiyah akan ditayangkan dilayar lebar dunia yang akan mempertontonkan semua perilaku kita. Siapa yang pernah melakukan korupsi juga kelihatan gambarnya, apa tidak malu?
 Iman kita juga akan  membimbing kita untuk melihat kedepan bahwa kelak ada kehidupan yang lebih baik yang bersifat kekal dan abadi, yang bekalnya harus kita cari dan kita  kumpulkan selagi kita masih hidup di dunia . Adapun bekal itu adalah berupa  amal kebaikan dan amal kebaikan itu harus di lakukan dengan pengabdian, perjuangan dan pengurbanan yang tulus ikhlas. Allah telah berfirman dalam QS. Al Baqarah (82) yang lafalnya sebagai berikut:


“Orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, mereka itu penghuni syurga, sedang mereka kekal didalamnya”(QS.al Baqarah 82).
Ayat lain yang mirip dengan ayat ini adalah firman Allah dalam QS.al Bayyinah (7) dan (8). Yang kalimahnya demikian :
“ Sesungguhnya oorang-orang yang beriman dan beramal shaleh, mereka itulah orang yang sebaik-baiknya” (QS.al Bayyinah 7).
“ Balasan untuk mereka disisi Tuhan-Nya ialah Syurga Aden , yang mengalir air sungai dibawahnya, sedamg mereka kekal di dalamnya.... “ (QS.al Bayyinah 8)
Masih ada  ayat yang senada dengan ayat diatas ialah yang tercantum dalam firman Allah pada QS. Al Kahfi 107 yang lafal tafsirnya sebagai berikut :
          Sesungguhnya  orang-orang yang beriman dan mengerjakan yang baik-baik, untuk mereka Syurga Firdaus sebagai tempat tinggalnya” (QS.al Kahfi 107).

Dengan tiga ayat yang dikutip diatas ,cukup memberikan pengertian dengan jelas  kepada kita bahwa pahala bagi orang yang beriman dan beramal shaleh sudah dapat dipastikan , yaitu Syurga Firdaus sebagai tempat tinggalnya. Tentunya iman yang sudah memiliki kualitas prima dan amal shaleh yang dilakukan dengan tulus ikhlas, lillahi ta’ala,  hanya karena kebesaran dan keagungan Allah Swt. Apabila masih diperlukan referensi, dipersilahkan untuk mengikuti firman Allah dalam QS. Hud (33) , QS. Yunus (9),QS.al Hajji (23) , (24) , Qs.As Sajdah (19) dan QS.Thaha (75), (76) yang substansinya sama dengan ketiga ayat diatas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar